Dalam Bahasa Inggris, ada berbagai jenis kata yang digunakan untuk membentuk sebuah kalimat. Salah satunya adalah helping verb. Kata ini sering digunakan dalam percakapan maupun tulisan, terutama ketika kita ingin menunjukkan waktu, membuat kalimat negatif, atau membentuk pertanyaan.
Secara sederhana, helping verb adalah kata kerja yang membantu main verb (kata kerja utama) dalam sebuah kalimat. Penggunaannya dapat membantu menunjukkan tense, membentuk kalimat negatif, membuat pertanyaan, atau memberikan penekanan pada suatu tindakan.
Yuk, pahami lebih lanjut cara memakai helping verb lewat penjelasan dan contoh-contoh sederhana di bagian berikutnya!
Apa Itu Helping Verb?
Helping verb adalah kata kerja yang digunakan bersama main verb untuk memberikan informasi tambahan dalam kalimat, seperti waktu, keadaan suatu tindakan, kemampuan, atau keharusan.
Helping verb juga disebut auxiliary verb. Kata ini membantu main verb membentuk struktur tata bahasa tertentu.
Contoh:
- I am studying English.
(Saya sedang belajar Bahasa Inggris.)
Dalam kalimat tersebut, am adalah helping verb, sedangkan studying adalah main verb. Keduanya membentuk pola present continuous tense untuk menunjukkan kegiatan yang sedang berlangsung.
Contoh lainnya:
- She has finished her homework.
(Dia sudah menyelesaikan pekerjaan rumahnya.)
Kata has adalah helping verb, sedangkan finished adalah main verb. Keduanya membentuk pola present perfect tense untuk menunjukkan tindakan yang sudah selesai.
Selain menunjukkan tense, helping verb juga dapat digunakan untuk membentuk kalimat negatif, pertanyaan, serta menyatakan kemampuan atau keharusan.
Baca juga: Stative Verb Bahasa Inggris: Pengertian, Jenis dan Contoh
Fungsi Helping Verb dalam Bahasa Inggris
Helping verb memiliki beberapa fungsi penting dalam kalimat Bahasa Inggris. Berikut beberapa fungsi yang paling umum.
1. Menunjukkan Tense
Salah satu fungsi utama helping verb adalah membantu menunjukkan waktu atau periode terjadinya suatu tindakan. Dengan adanya helping verb, kita dapat mengetahui apakah suatu kegiatan sedang berlangsung, sudah selesai, atau terjadi pada waktu tertentu di masa lalu maupun masa depan.
Contohnya:
- She is studying now.
(Dia sedang belajar sekarang.)
Kata is digunakan bersama studying untuk membentuk present continuous tense.
Contoh lainnya:
- They were playing football.
(Mereka sedang bermain sepak bola.)
Kata were membantu membentuk past continuous tense.
2. Membentuk Kalimat Negatif
Helping verb juga digunakan untuk membantu membentuk kalimat negatif. Dalam kalimat negatif, helping verb biasanya digunakan bersama kata not untuk menunjukkan bahwa suatu tindakan tidak dilakukan, tidak sedang berlangsung, atau belum terjadi.
Contohnya:
- I do not like coffee.
(Saya tidak suka kopi.)
Pada kalimat tersebut, do berfungsi sebagai helping verb, sedangkan not digunakan untuk memberikan makna negatif. Kata like tetap menjadi main verb dalam kalimat.
Untuk kalimat yang menggunakan be sebagai helping verb, kata not dapat langsung diletakkan setelah am, is, are, was, atau were.
Contohnya:
- They are not playing football.
(Mereka tidak sedang bermain sepak bola.)
3. Membentuk Kalimat Tanya
Helping verb dapat digunakan untuk membentuk berbagai jenis pertanyaan dalam Bahasa Inggris. Dalam kalimat tanya, helping verb biasanya diletakkan di awal kalimat, sebelum subjek. Setelah itu, kalimat dilanjutkan dengan kata kerja utama atau informasi lain yang ingin ditanyakan.
Contohnya:
- Do you like music?
(Apakah kamu suka musik?)
Pada kalimat tersebut, do berfungsi sebagai helping verb yang diletakkan di awal kalimat. Kata you adalah subjek, sedangkan like merupakan main verb.
Baca juga: Interrogative Sentence Bahasa Inggris: Pengertian, Contoh & Rumus
4. Memberikan Penekanan
Dalam kondisi tertentu, helping verb digunakan untuk menegaskan bahwa suatu tindakan atau pernyataan benar-benar terjadi. Kata seperti do, does, atau did dapat diletakkan sebelum main verb, terutama untuk membantah keraguan atau meluruskan kesalahpahaman.
Contohnya:
- I do understand you.
(Saya benar-benar mengerti kamu.)
Kata do digunakan untuk memberikan penekanan bahwa pembicara memang memahami lawan bicaranya.
Jenis-Jenis Helping Verb
Secara umum, helping verb dibagi menjadi dua jenis, yaitu primary auxiliary verbs yang membantu membentuk struktur kalimat dan modal auxiliary verbs yang digunakan untuk menyatakan kemampuan, kemungkinan, izin, keharusan, saran, atau rencana.
1. Primary Auxiliary Verbs
Primary auxiliary verbs terdiri dari be, have, dan do. Ketiganya membantu main verb membentuk struktur dan makna tertentu dalam kalimat.
Be
Bentuk be meliputi am, is, are, was, were, be, being, dan been. Kata ini digunakan untuk membentuk continuous tense dan passive voice.
- She is cooking dinner.
(Dia sedang memasak makan malam.)
- The cake was made by my mother.
(Kue tersebut dibuat oleh ibu saya.)
Have
Bentuk have terdiri dari have, has, dan had. Kata ini digunakan untuk membentuk perfect tense.
- I have finished my homework.
(Saya sudah menyelesaikan pekerjaan rumah saya.)
- She had left before I arrived.
(Dia sudah pergi sebelum saya tiba.)
Do
Bentuk do meliputi do, does, dan did. Kata ini digunakan untuk membentuk kalimat negatif, pertanyaan, atau memberikan penekanan.
- I do not understand.
(Saya tidak mengerti.)
- Does he speak English?
(Apakah dia berbicara Bahasa Inggris?)
- I did call you yesterday.
(Saya memang meneleponmu kemarin.)
2. Modal Auxiliary Verbs
Jenis helping verb lainnya adalah modal auxiliary verbs atau sering disebut modal verbs. Beberapa modal verbs yang umum digunakan adalah:
- can
- could
- may
- might
- must
- shall
- should
- will
- would
Kata-kata tersebut digunakan untuk memberikan makna tambahan seperti kemampuan, kemungkinan, izin, keharusan, atau rencana.
Baca juga: Adverb of Frequency dalam Bahasa Inggris: Ketahui Arti & Contohnya
Sudah Paham Apa Itu Helping Verb dalam Bahasa Inggris?
Helping verb adalah kata kerja yang membantu main verb dalam sebuah kalimat. Kata ini digunakan untuk memberikan informasi tambahan, seperti waktu terjadinya suatu tindakan, bentuk negatif, pertanyaan, atau makna seperti kemampuan, kemungkinan, keharusan, dan rencana.
Beberapa helping verb yang umum digunakan adalah am, is, are, was, were, have, has, had, do, does, dan did. Selain itu, ada juga modal verbs seperti can, could, may, might, must, should, will, dan would.
Hal penting yang perlu diingat adalah beberapa kata seperti be, have, dan do bisa berfungsi sebagai helping verb maupun main verb, tergantung pada penggunaannya dalam kalimat.
Dengan memahami fungsi dan jenis helping verb, kamu akan lebih mudah membuat kalimat Bahasa Inggris yang benar, terutama ketika menggunakan berbagai tense, membuat pertanyaan, atau menyampaikan kemampuan, kemungkinan, dan keharusan.
Belajar Bahasa Inggris Makin Mudah Bersama English 1
Belajar Bahasa Inggris akan lebih optimal jika dimulai dari level yang tepat. Kursus Bahasa Inggris English 1 menghadirkan program bertahap yang dirancang sesuai usia dan kemampuan anak, mulai dari pengenalan dasar hingga kesiapan akademik dan global. Kini, orang tua dapat mencoba langsung kelas English 1 melalui free trial gratis sebelum memilih program yang paling sesuai.
- Small Stars (3–6 tahun): membangun rasa percaya diri berbahasa Inggris sejak dini melalui aktivitas fun dan interaktif.
- High Flyers (7–9 tahun): memperkuat fondasi membaca, menulis, dan berbicara secara bertahap.
- Trailblazers (10–14 tahun): mengembangkan komunikasi aktif dan pemahaman akademik.
- Frontrunner (15–18 tahun): program lanjutan untuk kesiapan sekolah, ujian, dan masa depan global.
