Belajar bahasa Inggris selama Ramadhan juga bisa menjadi aktivitas yang menyenangkan dan bermanfaat, terutama jika dilakukan dengan cara yang tidak membebani tubuh dan pikiran. Dengan memilih waktu yang tepat, metode yang sesuai, serta suasana belajar yang nyaman, kamu tetap bisa belajar secara efektif.
Dapatkan Promo Harga Kursus Terbaik!*
Isi formulir di bawah ini untuk mendapatkan harga Kursus Terbaik bersama EF. Yuk, ikutan sekarang!
Selain itu, Ramadhan bisa menjadi kesempatan emas untuk membangun kebiasaan belajar yang lebih terstruktur dan disiplin. Dengan mengatur waktu belajar yang sesuai dengan kondisi tubuh, kamu bisa tetap produktif tanpa mengurangi kenyamanan saat berpuasa. Nah, agar proses belajarmu tetap menyenangkan dan tidak terasa berat, berikut beberapa tips yang bisa kamu coba!
Saat berpuasa, tubuh kita mengalami perubahan ritme energi. Oleh karena itu, penting untuk memilih waktu belajar yang paling nyaman agar materi lebih mudah dipahami dan tidak terasa membebani. Waktu terbaik untuk belajar adalah:
Pada saat ini, otak masih segar dan energi dari sahur belum habis, sehingga lebih mudah untuk fokus. Kamu bisa memanfaatkan waktu ini untuk mempelajari kosakata baru atau membaca artikel berbahasa Inggris yang ringan.
Jika kamu tidak langsung tidur setelah sahur, manfaatkan waktu ini untuk belajar karena suasana masih tenang dan pikiran jernih. Kamu bisa mencoba menulis jurnal dalam bahasa Inggris atau mendengarkan podcast edukatif.
Jika kamu merasa sulit fokus di siang hari, cobalah belajar sekitar 30-60 menit sebelum berbuka. Biasanya, semangat akan kembali naik karena sebentar lagi waktunya makan! Waktu ini cocok untuk melakukan aktivitas belajar yang lebih santai, seperti menonton film atau mengulang kembali materi yang sudah dipelajari.
Belajar bahasa Inggris tidak selalu harus serius dan membosankan. Justru, dengan metode belajar yang lebih santai, kamu bisa tetap menikmati prosesnya tanpa merasa terbebani. Beberapa metode yang bisa kamu coba adalah:
Ini bisa dilakukan sambil beristirahat atau saat perjalanan. Pilih podcast yang sesuai dengan level bahasa Inggrismu dan cobalah untuk memahami maknanya tanpa harus selalu melihat transkrip.
Pilih yang memiliki subtitle agar lebih mudah memahami kosakata baru. Jika kamu sudah lebih percaya diri, coba tonton tanpa subtitle untuk melatih pemahaman listening-mu.
Pilih bacaan yang sesuai dengan minatmu agar lebih menarik. Kamu bisa mulai dari buku cerita pendek, artikel ringan, atau bahkan berita dalam bahasa Inggris.
Selama berpuasa, energi kita bisa lebih cepat habis, sehingga lebih baik untuk memilih materi yang tidak terlalu berat. Beberapa topik yang bisa kamu pelajari antara lain:
Kosa kata baru yang bisa kamu gunakan sehari-hari, seperti kosakata tentang makanan saat sahur dan berbuka.
Ungkapan atau idiom yang sering dipakai dalam percakapan sehari-hari.
Percakapan sederhana yang bisa kamu praktikkan dengan teman atau keluarga, misalnya tentang pengalaman berpuasa dalam bahasa Inggris.
Saat bulan Ramadhan, mungkin kita lebih banyak menghabiskan waktu di rumah. Ini bisa menjadi kesempatan untuk memanfaatkan berbagai metode pembelajaran interaktif, seperti:
Mengikuti kursus online yang menyediakan latihan soal, video pembelajaran, dan sesi praktik langsung.
Bermain kuis atau teka-teki bahasa Inggris yang dapat membantu meningkatkan daya ingat terhadap kosakata baru.
Menggunakan teknik flashcard atau mind map untuk mempermudah pemahaman dan mengingat materi yang dipelajari.
Bergabung dalam komunitas belajar bahasa Inggris untuk berdiskusi dan berbagi pengalaman dengan teman-teman lain yang juga ingin meningkatkan keterampilan bahasa Inggris mereka.
Metode-metode ini bisa membantumu belajar dengan cara yang lebih interaktif dan tidak membosankan.
Belajar bahasa Inggris tidak akan maksimal tanpa praktik. Selama Ramadhan, kamu bisa mencoba hal berikut:
Membaca doa atau hadits dalam bahasa Inggris untuk memperkaya kosakata Islami.
Menulis jurnal Ramadhan dalam bahasa Inggris, misalnya tentang pengalaman puasamu hari ini atau refleksi ibadah yang telah dilakukan.
Berbicara dengan teman atau keluarga dalam bahasa Inggris tentang hal-hal sederhana seperti menu berbuka puasa atau rencana setelah Idul Fitri.
Menggunakan media sosial dalam bahasa Inggris dengan menuliskan caption atau membalas komentar menggunakan bahasa Inggris.
Saat berpuasa, tubuh membutuhkan istirahat yang cukup agar tetap segar. Jangan sampai belajar terlalu lama hingga mengganggu waktu tidurmu. Jika kamu begadang untuk beribadah di malam hari, pastikan kamu tetap memiliki waktu istirahat yang cukup di siang hari. Tidur yang cukup akan membantumu lebih fokus saat belajar.
Belajar bahasa Inggris selama Ramadhan bisa tetap menyenangkan jika dilakukan dengan cara yang tepat. Pilih waktu belajar yang nyaman, gunakan metode yang menyenangkan, dan jangan lupa untuk beristirahat dengan cukup. Yang terpenting, tetap konsisten agar hasil belajarmu maksimal.
Jadi, siap untuk meningkatkan skill bahasa Inggrismu selama Ramadhan, EFriends? Yuk ikut kelas percobaan di EF! Ada tips and trick supaya belajar bahasa Inggris jadi lebih mudah dan menyenangkan. Bersama guru-guru yang asyik, kamu juga bisa merasakan pengalaman serunya belajar sambil bermain di EF sekarang!
Sampai bertemu Tom di kelas ya!