Saat belajar Bahasa Inggris, banyak orang sering bingung membedakan penggunaan he, his, dan him. Ketiga kata ini sama-sama digunakan untuk merujuk pada laki-laki, tetapi fungsi dan posisinya dalam kalimat berbeda.
Karena bentuknya mirip dan sering muncul dalam percakapan sehari-hari, tidak sedikit pelajar Bahasa Inggris yang tertukar saat menggunakannya. Padahal, jika memahami fungsi masing-masing kata, perbedaan he, his, dan him sebenarnya cukup mudah untuk dipahami.
Yuk, pelajari pengertian, perbedaan, aturan penggunaan, dan berbagai contohnya berikut ini!
Baca juga: Perbedaan Articles (“A”, “An”, dan “The”) dalam Bahasa Inggris dan Contohnya
Apa Itu He, His, dan Him?
He, his, dan him adalah kata ganti (pronouns) yang digunakan untuk merujuk pada laki-laki atau seseorang yang berjenis kelamin laki-laki. Meskipun mengacu pada orang yang sama, ketiganya memiliki fungsi yang berbeda dalam kalimat.
Perhatikan contoh berikut:
- He is my brother.
- I borrowed his book.
- I met him yesterday.
Ketiga kata tersebut sama-sama merujuk pada seorang laki-laki, tetapi digunakan pada posisi yang berbeda.
Baca juga: Perbedaan Was dan Were: Cara Penggunaan dan Contoh
Perbedaan He, His, dan Him
Sekilas, he, his, dan him memang terlihat mirip karena sama-sama mengacu pada laki-laki. Namun, ketiganya digunakan di posisi yang berbeda dalam kalimat. Agar lebih mudah memahaminya, mari kita bahas satu per satu beserta contohnya.
| Kata | Fungsi | Arti |
| He | Subject Pronoun | Dia (laki-laki) |
| His | Possessive Adjective/ Possessive Pronoun | Miliknya/ -nya |
| Him | Object Pronoun | Dia (objek) |
Agar lebih mudah dipahami dan tidak lagi tertukar saat menggunakannya, mari kita bahas fungsi serta penggunaan masing-masing kata satu per satu.
1. Penggunaan He
He adalah subject pronoun atau kata ganti yang digunakan sebagai subjek dalam kalimat. Artinya, he digunakan ketika seseorang melakukan suatu tindakan atau menjadi pelaku dalam kalimat.
Rumus:
(He + verb + complement)
Contoh:
- He is my friend.
(Dia adalah teman saya.) - He plays football every weekend.
(Dia bermain sepak bola setiap akhir pekan.) - He studies English at school.
(Dia belajar bahasa Inggris di sekolah.) - He likes chocolate.
(Dia menyukai cokelat.)
Pada semua contoh di atas, he berfungsi sebagai pelaku atau subjek kalimat.
2. Penggunaan His
His digunakan untuk menunjukkan kepemilikan atau hubungan dengan seseorang. Kata ini dapat berfungsi sebagai possessive adjective maupun possessive pronoun.
His sebagai possessive adjective selalu diikuti oleh kata benda.
Rumus:
(His + noun)
Contoh:
- His book is on the table.
(Bukunya ada di atas meja.) - His car is very expensive.
(Mobilnya sangat mahal.) - His brother lives in Jakarta.
(Saudaranya tinggal di Jakarta.) - His bag is blue.
(Tasnya berwarna biru.)
His sebagai possessive pronoun dapat berdiri sendiri tanpa diikuti kata benda.
Contoh:
- This book is his.
(Buku ini miliknya.) - The blue bicycle is his.
(Sepeda biru itu miliknya.)
Pada contoh ini, his menggantikan kata benda yang sudah disebut sebelumnya.
3. Penggunaan Him
Him adalah object pronoun atau kata ganti yang digunakan sebagai objek dalam kalimat. Artinya, him digunakan ketika seseorang menerima tindakan dari orang lain.
Rumus:
(Subject + verb + him)
Contoh:
- I saw him yesterday.
(Saya melihatnya kemarin.) - She called him last night.
(Dia meneleponnya tadi malam.) - We invited him to the party.
(Kami mengundangnya ke pesta.) - The teacher praised him.
(Guru memujinya.)
Baca juga: Perbedaan Has dan Have dalam Bahasa Inggris
Sudah Paham Perbedaan He, His, dan Him dalam Bahasa Inggris?
Meskipun sama-sama digunakan untuk merujuk pada laki-laki, he, his, dan him memiliki fungsi yang berbeda dalam kalimat. He digunakan sebagai subjek, his digunakan untuk menunjukkan kepemilikan, sedangkan him digunakan sebagai objek.
Dengan memahami fungsi masing-masing dan sering berlatih membuat kalimat, kamu akan lebih mudah menggunakan ketiga kata tersebut dengan benar dalam percakapan maupun tulisan Bahasa Inggris sehari-hari.
Belajar Bahasa Inggris Makin Mudah Bersama English 1
Belajar Bahasa Inggris akan lebih optimal jika dimulai dari level yang tepat. Kursus Bahasa Inggris English 1 menghadirkan program bertahap yang dirancang sesuai usia dan kemampuan anak, mulai dari pengenalan dasar hingga kesiapan akademik dan global. Kini, orang tua dapat mencoba langsung kelas English 1 melalui free trial gratis sebelum memilih program yang paling sesuai.
- Small Stars (3–6 tahun): membangun rasa percaya diri berbahasa Inggris sejak dini melalui aktivitas fun dan interaktif.
- High Flyers (7–9 tahun): memperkuat fondasi membaca, menulis, dan berbicara secara bertahap.
- Trailblazers (10–14 tahun): mengembangkan komunikasi aktif dan pemahaman akademik.
- Frontrunner (15–18 tahun): program lanjutan untuk kesiapan sekolah, ujian, dan masa depan global.
Daftar sekarang dan ikuti kelas free trial English 1 untuk menemukan level belajar yang paling tepat.
