Saat belajar bahasa Inggris, kamu mungkin pernah dengar tentang level seperti A1, B1, atau bahkan C1. Tapi sebenarnya itu artinya apa, ya?
Nah, level-level itu adalah bagian dari CEFR yang digunakan untuk menunjukkan seberapa jago kemampuan Bahasa Inggris seseorang.
Yuk, kita pelajari bareng!
Apa Itu CEFR?
CEFR adalah singkatan dari Common European Framework of Reference for Languages. Meskipun namanya terdengar panjang dan agak ribet, sebenarnya konsepnya cukup sederhana.
CEFR adalah sistem atau standar internasional yang digunakan untuk mengukur seberapa jago seseorang dalam menggunakan bahasa, termasuk Bahasa Inggris.
Disusun oleh Dewan Eropa pada tahun 1990, CEFR digunakan untuk mempromosikan secara luas kerja sama antara guru bahasa di semua negara di Eropa. CEFR ini berisi “pernyataan dapat melakukan” menggunakan fungsi-fungsi bahasa asing di setiap tingkat kecakapan tertentu.
Baca juga: Cara Bikin Study Plan Buat Kamu yang Mau Dapat Beasiswa
Seberapa Penting CEFR dalam Bahasa Inggris?
CEFR (Common European Framework of Reference for Languages) adalah standar internasional untuk mengukur kemampuan Bahasa Inggris, dari level pemula (A1) hingga mahir (C2). Dengan CEFR, kamu bisa mengetahui kemampuanmu secara jelas dan terarah.
Di Eropa, CEFR banyak digunakan di sekolah dan universitas sebagai acuan utama. Level ini juga bisa dicantumkan di CV, mirip dengan skor IELTS atau TOEFL, terutama jika kamu ingin studi atau bekerja di luar negeri.
Namun, di dunia kerja, CEFR belum selalu familier. Jadi, sebaiknya tetap dilengkapi dengan skor tes atau pengalaman yang relevan.
Di English 1, pembelajaran dirancang mengikuti standar CEFR agar progres belajar kamu lebih terarah dan mudah dipahami.
Tingkatan Level CEFR
Biar makin jelas, kita langsung lihat pembagian levelnya, ya. Dari sini, kamu bisa lebih mudah memahami posisi kemampuan Bahasa Inggris kamu sekarang.
1. A1 (Beginner)
Di level ini, kamu masih berada di tahap paling dasar. Biasanya, kamu baru mengenal kosakata sederhana dan kalimat pendek dalam Bahasa Inggris. Kamu bisa memperkenalkan diri, menyebutkan nama, umur, atau hal-hal sederhana lainnya, tapi masih butuh bantuan saat berbicara atau memahami percakapan.
2. A2 (Elementary)
Di level ini, kemampuanmu mulai berkembang. Kamu sudah bisa memahami percakapan sederhana dalam kehidupan sehari-hari, seperti saat belanja, bertanya arah, atau memesan makanan. Kamu juga mulai bisa membuat kalimat sendiri, meskipun masih sederhana.
3. B1 (Intermediate)
Di level ini, kamu sudah bisa menggunakan Bahasa Inggris secara lebih mandiri. Kamu bisa memahami percakapan umum, menjelaskan pengalaman, dan menyampaikan pendapat sederhana. Walaupun belum sempurna, kamu sudah cukup percaya diri untuk berbicara.
4. B2 (Upper Intermediate)
Di level ini, kemampuanmu sudah lebih lancar. Kamu bisa memahami topik yang lebih kompleks, berdiskusi, dan menyampaikan pendapat dengan lebih jelas. Kamu juga mulai bisa mengikuti percakapan yang lebih panjang tanpa terlalu kesulitan.
5. C1 (Advanced)
Di level ini, kamu sudah sangat mahir. Kamu bisa berbicara dengan lancar dan hampir tanpa berpikir lama. Kamu juga bisa memahami teks atau percakapan yang kompleks, termasuk topik akademik atau profesional.
6. C2 (Proficient)
Ini adalah level tertinggi dalam CEFR. Di level ini, kemampuan Bahasa Inggrismu sudah mendekati penutur asli (native speaker). Kamu bisa memahami hampir semua jenis percakapan dan teks, bahkan yang sulit sekalipun, serta menggunakan bahasa dengan sangat alami.
Baca juga: Asah Skill Bahasa Inggris Lewat Soal Reading Comprehension Pendek Ini!
Tips Meningkatkan Level CEFR
Kalau kamu ingin naik level dalam Bahasa Inggris, kuncinya bukan cuma belajar, tapi juga konsisten dan tahu caranya. Berikut beberapa tips yang bisa kamu lakukan!
1. Biasakan Mendengar Bahasa Inggris (Listening)
Cukup mulai dari hal sederhana seperti mendengarkan lagu, menonton film, atau video pendek. Semakin sering kamu mendengar, telingamu akan terbiasa dengan cara pengucapan dan intonasi.
2. Perbanyak Kosakata (Vocabulary)
Kosakata adalah “modal utama” dalam Bahasa Inggris. Nggak perlu langsung menghafal banyak sekaligus, cukup pelajari beberapa kata setiap hari, lalu coba gunakan dalam kalimat sederhana.
Dengan cara ini, kamu akan lebih mudah mengingat dan tahu bagaimana kata tersebut digunakan dalam konteks nyata.
3. Latihan Berbicara (Speaking)
Jangan takut salah! Justru dari kesalahan kamu bisa belajar. Kamu bisa mulai dengan berbicara sendiri, mendeskripsikan aktivitas harian, atau mencoba berbicara dengan teman. Semakin sering kamu latihan, kamu akan jadi semakin percaya diri.
4. Sering Membaca (Reading)
Membaca membantu kamu memahami struktur kalimat dan menambah kosakata. Mulailah dari bacaan yang ringan seperti cerita pendek atau artikel sederhana agar kamu nggak merasa terbebani.
5. Latihan Menulis (Writing)
Menulis membantu kamu mengingat dan memahami bahasa lebih dalam. Kamu bisa mulai dari menulis kalimat sederhana atau mencatat aktivitas harian dalam Bahasa Inggris. Dengan menulis, kamu akan lebih mudah mengingat kosakata dan memahami struktur kalimat.
6. Gunakan Bahasa Inggris dalam Kehidupan Sehari-Hari
Coba biasakan menggunakan Bahasa Inggris di aktivitas sehari-hari. Misalnya dengan menyebut benda di sekitar menggunakan Bahasa Inggris atau mencoba berpikir dalam Bahasa Inggris.
Kebiasaan kecil seperti ini bisa membantu kamu lebih cepat terbiasa tanpa harus merasa sedang belajar secara formal.
7. Ikut Tes atau Evaluasi Diri
Terakhir, jangan lupa untuk mengevaluasi kemampuanmu dari waktu ke waktu, misalnya dengan mengikuti tes atau latihan soal. Dengan begitu, kamu bisa tahu perkembanganmu dan bagian mana yang masih perlu ditingkatkan.
Dengan memahami level CEFR, kamu jadi bisa tahu sejauh mana kemampuan Bahasa Inggrismu dan apa yang perlu ditingkatkan.
Setiap level punya prosesnya sendiri, dari yang awalnya cuma tahu beberapa kata, lama-lama kamu akan lebih paham, lebih berani ngomong, dan lebih percaya diri. Tanpa sadar, kamu sudah naik level sendiri.
Jadi, nikmati prosesnya dan terus belajar, ya!
Baca juga: Kerjakan Latihan Countable dan Uncountable Nouns, yuk!
Belajar Bahasa Inggris Makin Mudah Bersama English 1
Belajar Bahasa Inggris akan lebih optimal jika dimulai dari level yang tepat.Kursus Bahasa Inggris English 1 menghadirkan program bertahap yang dirancang sesuai usia dan kemampuan anak, mulai dari pengenalan dasar hingga kesiapan akademik dan global. Kini, orang tua dapat mencoba langsung kelas English 1 melalui free trial gratis sebelum memilih program yang paling sesuai.
- Small Stars (3–6 tahun): membangun rasa percaya diri berbahasa Inggris sejak dini melalui aktivitas fun dan interaktif.
- High Flyers (7–9 tahun): memperkuat fondasi membaca, menulis, dan berbicara secara bertahap.
- Trailblazers (10–14 tahun): mengembangkan komunikasi aktif dan pemahaman akademik.
- Frontrunner (15–18 tahun): program lanjutan untuk kesiapan sekolah, ujian, dan masa depan global.
Daftar sekarang dan ikuti kelas free trial English 1 untuk menemukan level belajar yang paling tepat.