Pernah nggak sih kamu melihat dua kata yang mirip, tapi artinya berbeda? Misalnya teach dan teacher, atau happy dan happiness. Kelihatannya hampir sama, tapi ternyata artinya bisa berubah hanya karena ada tambahan di belakang kata loh.
Nah, tambahan kecil di akhir kata ini punya peran penting dalam Bahasa Inggris. Dengan memahaminya, kamu bisa menebak arti kata baru dengan lebih mudah dan belajar jadi lebih seru.
Yuk, sekarang kita kenalan dengan yang namanya suffix!
Apa itu Suffix dalam Bahasa Inggris?
Suffix adalah huruf atau kumpulan huruf yang ditambahkan di akhir sebuah kata untuk mengubah arti atau jenis kata tersebut.
Contohnya:
- Play: bermain, player: pemain
- Kind: baik, kindness: kebaikan
Jadi, suffix adalah akhiran yang ditambahkan di belakang kata untuk mengubah arti atau jenis kata.
Baca juga: Apa itu Phrasal Verb Bahasa Inggris? Lengkap dengan Contohnya
Jenis-Jenis Suffix dalam Bahasa Inggris
Ada beberapa jenis suffix yang punya fungsi berbeda-beda. Kita kenalan satu per satu, yuk!
1. Suffix Pembentuk Kata Benda (Noun)
Sekarang kita bahas salah satu jenis suffix yang paling sering dipakai, yaitu suffix pembentuk kata benda (noun).
Bayangkan kamu punya kata dasar, lalu ditambahkan sufix di belakangnya. Tiba-tiba, kata itu berubah jadi sesuatu yang “bisa disebut” atau “dianggap sebagai benda/hal”.
Contoh suffix noun:
- (-er, -or) : orang yang melakukan sesuatu
- (-ness) : keadaan atau sifat
- (-tion, -sion) : hasil atau proses
Contoh:
- Teach menjadi teacher.
- Happy menjadi happiness.
- Decide menjadi decision.
Contoh kalimat:
- My sister is a teacher.
- Happiness is important.
- This is a big decision.
2. Suffix Pembentuk Kata Sifat (Adjective)
Suffix pembentuk kata sifat adalah akhiran yang ditambahkan di belakang sebuah kata supaya kata tersebut bisa menjelaskan sifat, keadaan, atau kondisi sesuatu.
Awalnya sebuah kata hanya punya arti dasar. Tapi setelah ditambahkan suffix, kata itu berubah jadi kata yang bisa menggambarkan sesuatu dengan lebih jelas.
Contoh suffix adjective:
- (-ful) : penuh dengan
- (-less) : tanpa
- (-able / -ible) : dapat dilakukan
Contoh:
- Care menjadi careful.
- Use menjadi useless.
- Read menjadi readable.
Contoh kalimat:
- She is very careful.
- This broken pen is useless.
- This book is very readable.
3. Suffix Pembentuk Kata Keterangan (Adverb)
Kalau sebelumnya adjective digunakan untuk menjelaskan “seperti apa”, maka adverb digunakan untuk menjelaskan “bagaimana sesuatu terjadi atau dilakukan”.
Adverb sendiri adalah kata yang digunakan untuk menjelaskan atau memberi informasi tambahan tentang suatu tindakan (kata kerja/verb), sifat (adjective), atau bahkan kalimat secara keseluruhan.
Contoh suffix adverb:
- (-ly) : suffix yang paling sering digunakan
- (-wise) : menunjukkan cara atau sudut pandang tertentu
- (-ward, -wards) : menjelaskan arah pergerakan
Contoh:
- Quick menjadi quickly.
- Slow menjadi slowly.
- Moneywise.
- Clockwise.
- Forward/ forwards.
- Backward/ backwards.
Contoh kalimat:
- He runs quickly.
- The turtle moves slowly.
- Moneywise, we need to save more.
- Turn the bottle clockwise.
- He walked forward.
- He took a step backward.
4. Suffix Pembentuk Kata Kerja (Verb)
Suffix pembentuk verb adalah akhiran yang mengubah kata menjadi kata kerja yang menunjukkan aksi, proses, atau perubahan.
Contoh suffix verb:
- (-en) : menunjukkan perubahan sesuatu
- (-ize) : membuat sesuatu menjadi kondisi tertentu
- (-ify) : mengubah sesuatu menjadi bentuk tertentu
Contoh:
- Short menjadi shorten.
- Dark menjadi darken.
- Modern menjadi modernize.
- Real menjadi realize.
- Simple menjadi simplify.
- Class menjadi classify.
Contoh kalimat:
- Please shorten the dress.
- The sky will darken soon.
- They want to modernize the classroom.
- She didn’t realize the answer was wrong.
- The teacher will simplify the lesson.
- We need to classify these books by subject.
Baca juga: Slang Bahasa Inggris: Pengertian, Contoh, dan Artinya
Tips Belajar Suffix dalam Bahasa Inggris
Belajar suffix itu sebenarnya nggak harus ribet, kok. Justru kalau tahu caranya, kamu bisa belajar lebih cepat tanpa harus menghafal terlalu banyak kata. Yuk, coba beberapa tips ini!
1. Mulai dari yang Paling Sering Dipakai
Saat belajar suffix, kamu nggak perlu langsung menghafal semuanya. Justru cara paling efektif adalah mulai dari suffix yang paling sering muncul dalam kehidupan sehari-hari.
Fokus dulu ke yang paling sering muncul, seperti:
- -er (teacher)
- -ness (happiness)
- -ful (beautiful)
- -ly (quickly)
- -ize / -ify (modernize, simplify)
Dengan menguasai yang umum dulu, kamu sudah bisa memahami banyak kata sehari-hari.
2. Pahami Polanya, Bukan Hafalan
Memahami polanya akan membantu kamu memahami sufix lebih efektif dibanding dengan menghafal. Ibaratnya, kamu belajar “rumusnya”, bukan cuma jawabannya.
Jadi, bukan menghafal:
- happiness = kebahagiaan
- quickly = dengan cepat
Tapi kamu memahami:
- (-ness) mengubah jadi kata benda atau keadaan
- (-ly) mengubah jadi kata keterangan atau cara
3. Belajar dari Satu Kata, Jadi Banyak Kata
Salah satu cara paling efektif untuk belajar suffix adalah tidak belajar banyak kata sekaligus, tapi fokus pada satu kata dasar lalu mengembangkannya menjadi banyak bentuk.
Jadi, dari 1 kata, kamu bisa dapat banyak kosakata baru sekaligus!
Contoh:
Ambil satu kata dasar: (happy) dan kita bisa membuat beberapa kata baru dengan suffix:
- happy (kata sifat/ adjective)
- happiness (kata benda/ noun yaitu kebahagiaan)
- happily (kata keterangan/ adverb yaitu dengan bahagia)
Lihat, dari satu kata saja kamu sudah belajar 3 jenis kata sekaligus!
4. Buat Kalimat Sendiri
Salah satu cara paling efektif supaya suffix benar-benar kamu pahami adalah dengan membuat kalimat sendiri, bukan hanya membaca atau menghafal contoh.
Misalnya, kamu sedang belajar suffix (-ly). Daripada hanya mencatat katanya:
- Quickly
Coba buat kalimat:
- He runs quickly.
- She speaks quickly.
Kalau kamu bisa membuat kalimat sendiri, itu tandanya kamu sudah benar-benar paham.
Baca juga: Idiom Bahasa Inggris: Pengertian, Contoh, dan Artinya
Sudah Paham Suffix dalam Bahasa Inggris?
Sekarang kamu sudah paham apa itu suffix dalam Bahasa Inggris dan bagaimana cara menggunakannya dalam berbagai kata!
Dengan terus latihan dan mencoba membuat kalimat sendiri, kemampuan Bahasa Inggrismu pasti akan semakin berkembang. Jadi, jangan ragu untuk terus belajar dan eksplorasi kata-kata baru ya.
Belajar Bahasa Inggris Makin Mudah Bersama English 1
Belajar Bahasa Inggris akan lebih optimal jika dimulai dari level yang tepat. English 1 menghadirkan program bertahap yang dirancang sesuai usia dan kemampuan anak, mulai dari pengenalan dasar hingga kesiapan akademik dan global. Kini, orang tua dapat mencoba langsung kelas English 1 melalui free trial gratis sebelum memilih program yang paling sesuai.
- Small Stars (3–6 tahun): membangun rasa percaya diri berbahasa Inggris sejak dini melalui aktivitas fun dan interaktif.
- High Flyers (7–9 tahun): memperkuat fondasi membaca, menulis, dan berbicara secara bertahap.
- Trailblazers (10–14 tahun): mengembangkan komunikasi aktif dan pemahaman akademik.
- Frontrunner (15–18 tahun): program lanjutan untuk kesiapan sekolah, ujian, dan masa depan global.
Daftar sekarang dan ikuti kelas free trial English 1 untuk menemukan level belajar yang paling tepat.