Dalam kegiatan sehari-hari, sering ada dua kejadian di masa lalu yang saling berkaitan, sehingga perlu dijelaskan urutannya. Misalnya, “saya sudah membaca materinya, sebelum kelas dimulai” atau “saya sudah selesai makan, sebelum teman saya datang”. Inilah alasan pentingnya mempelajari berbagai bentuk tense secara tepat, agar kamu bisa menyampaikan urutan peristiwa secara sesuai dengan urutannya.
Memang terdengar sedikit rumit pada awalnya, tetapi menggunakan Past Perfect Tense dapat membantumu untuk menjelaskan dua peristiwa masa lalu dengan alur yang runtut dan jelas. Tertarik untuk memahami lebih dalam? Yuk, belajar bersama!
Apa itu Past Perfect Tense?
Past Perfect Tense dalam bahasa inggris digunakan untuk menyatakan peristiwa yang telah selesai di masa lalu sebelum peristiwa lain terjadi di masa lalu.
Singkatnya, kamu dapat menjelaskan “peristiwa yang yang lebih dulu terjadi di masa lalu”.
Fungsi Past Perfect Tense?
Past Perfect Tense terjadi lebih awal di masa lalu, sementara kejadian kedua menggunakan Simple Past Tense karena terjadi setelahnya. Berikut fungsi-fungsi Past Perfect Tense yang perlu kamu ketahui:
1. Menjelaskan Urutan Dua Kejadian di Masa Lalu
Fungsi paling utama dari Past Perfect Tense adalah menjelaskan urutan dua kejadian di masa lalu.
Contoh:
- I had already finished my homework before my friends arrived.
- She had prepared dinner before her parents came home.
2. Menjelaskan Sebab dari Suatu Kejadian di Masa Lalu
Past Perfect Tense juga dapat digunakan untuk menjelaskan penyebab akibat suatu kejadian atau peristiwa di masa lalu. Kejadian utama (sebab) menggunakan bentuk Past Perfect Tense dan akibatnya menggunakan Simple Past Tense.
Contoh:
- I was nervous because I had never spoken in public before.
- He was late because he had missed the train.
3. Digunakan dalam Cerita atau Narasi Kilas Balik/ (Flashback)
Dalam cerita atau narasi, Past Perfect Tense membantu menjelaskan latar kejadian sebelum cerita utama di mulai. Sering digunakan pada cerita fiksi, laporan jurnalistik dan autobiografi.
Contoh:
- She looked at the old photo. She had never seen it before.
- They talked about the house where they had lived when they were young.
4. Digunakan dalam Kalimat Pengandaian
Pernah berandai-andai tentang suatu kejadian di masa lalu? Past Perfect Tense juga dapat digunakan untuk mengungkapkan penyesalan atau harapan yang tidak tercapai. Disini, Past Perfect Tense digunakan dalam klausa syarat (if-clause).
Contoh:
- If I had studied harder, I would have passed the exam.
- If she told me the truth, I would have helped her.
Baca juga: Past Continuous Tense: Ketahui Pengertian, Contoh, dan Rumusnya untuk Belajar
Rumus Past Perfect Tense dan Contoh Kalimat
Sebelum mempelajari Rumus Past Perfect Tense penting untuk menggunakan kata kerja bantu “had” pada semua subjek (I, You, He, She, We, They). Fungsinya untuk menekankan bahwa peristiwa ini sudah terjadi lebih dulu sebelum waktu lain di masa lalu.
Berikut rumus lengkapnya dan contoh kalimat:
- Kalimat Positif (+): Subject + Had + Past Participle (Verb 3)
- Kalimat Negatif (-): Subject + Had + Not + Past Participle (Verb 3)
- Kalimat Tanya / Interogatif (?): Had + Subject + Past Participle (Verb 3)?
Contoh :
(+) She had finished her homework before her mom came home.
(-) She had not finished her homework before her mom came home.
(?) Had she finished her homework before her mom came home?
Sudah Paham Apa itu Past Perfect Tense?
Sekarang sudah gak perlu bingung lagi untuk menjelaskan urutan kejadian dimasa lalu setelah mengetahui Past Perfect Tense. Dengan menguasai tense ini akan memudahkan kamu menulis laporan aktivitas, menjelaskan sebab-akibat, maupun kalimat pengandaian. Teruslah berlatih agar penggunaan Past Perfect Tense kamu semakin lancar, ya!
Baca juga: Simple Past Tense: Ketahui Pengertian, Contoh, dan Rumusnya untuk Belajar
Belajar Bahasa Inggris Makin Mudah Bersama English 1
Belajar bahasa Inggris akan lebih optimal jika dimulai dari level yang tepat. English 1 menghadirkan program bertahap yang dirancang sesuai usia dan kemampuan anak, mulai dari pengenalan dasar hingga kesiapan akademik dan global. Kini, orang tua dapat mencoba langsung kelas English 1 melalui free trial gratis sebelum memilih program yang paling sesuai.
- Small Stars (3–6 tahun): membangun rasa percaya diri berbahasa Inggris sejak dini melalui aktivitas fun dan interaktif.
- High Flyers (7–9 tahun): memperkuat fondasi membaca, menulis, dan berbicara secara bertahap.
- Trailblazers (10–14 tahun): mengembangkan komunikasi aktif dan pemahaman akademik.
- Frontrunner (15–18 tahun): program lanjutan untuk kesiapan sekolah, ujian, dan masa depan global.
Daftar sekarang dan ikuti free trial English 1 untuk menemukan level belajar yang paling tepat.