Tense yang akan kita pelajari kali ini adalah Past Future Perfect Tense. Mungkin terdengar agak membingungkan karena tense ini menggabungkan “Past” yaitu masa lalu dengan “Future” yaitu masa depan. Tapi tenang aja, kita bakal mempelajari bersama mulai dari pengertian, fungsi, rumus hingga contoh kalimatnya ya!
Apa itu Past Future Perfect Tense?
Past Future Perfect Tense adalah tense yang digunakan untuk menyatakan gagasan berupa kejadian yang diprediksikan, direncanakan, dijanjikan atau diharapkan akan sudah terjadi pada suatu waktu di masa depan berdasarkan sudut pandang masa lalu.
Agar lebih jelas lagi, selanjutnya kita akan bahas fungsi penggunaannya pada percakapan sehari-hari di bawah ini.
Baca juga: Past Future Continuous Tense: Ketahui Pengertian, Contoh, dan Rumusnya untuk Belajar
Fungsi Past Future Continuous Tense?
Berikut ini beberapa fungsi dari Past Future Perfect Tense yaitu:
1. Menyatakan Kejadian yang Akan Selesai atau Terjadi pada Waktu Tertentu di Masa Lalu
Fungsi pertama dari Past Future Perfect Tense yaitu untuk menyatakan kejadian yang akan selesai atau terjadi pada waktu tertentu di masa lalu.
Contohnya:
- I would have finished the task by 8 pm yesterday.
- I should have watched Stranger Things last night.
2. Menyatakan Kejadian yang Akan Selesai Sebelum Kejadian Lain di Masa Lalu
Pada fungsi ini, akan ada dua aktivitas pada satu kalimat dikarenakan ada kejadian yang akan selesai sebelum kejadian lalu di masa lalu.
Contohnya:
- My wife should have booked the villa in Bali before the price went up two days ago.
- Candidates would have taken the TOEFL test before they completed the selection last week.
3. Menyatakan Conditional Sentence Tipe 3
Conditional sentence tipe 3 adalah kalimat pengandaian untuk mengungkapkan kondisi berupa hal yang seharusnya bisa terjadi di masa lalu.
Contohnya:
- If they had driven safely last night, they would not have had an accident.
- If they invited you to her wedding in Bali last month, they would have prepared a five-star hotel.
Baca juga: Simple Past Future Tense: Ketahui Pengertian, Contoh, dan Rumusnya untuk Belajar
Rumus Past Future Perfect Tense dan Contoh Kalimat
Past Future Perfect Tense dibentuk dengan auxiliary verb yaitu “should” dan “would”. Dalam tense ini, should tidak seperti shall yang umum digunakan pada subject I dan We, melainkan berlaku untuk semua jenis subjek. Verb 3 atau past participle digunakan dalam tense ini. Langsung saja kita simak rumus lengkapnya dan contoh kalimatnya:
- Kalimat Positif (+): Subject + would/should + have + past participle (verb 3) + complement
- Kalimat Negatif (-): Subject + would/should + not + have + past participle (verb 3) + complement
- Kalimat Tanya / Interogatif (?): Would + subject + have + past participle (verb 3) + complement?
Contoh Kalimat Positif:
- She should have submitted the report yesterday, but she forgot.
- They would have won the game if they had played better defense.
- We would have completed the project by today if we started earlier.
Contoh Kalimat Negatif:
- I should not have stayed up late yesterday.
- They should not have missed the bus if they had left on time.
- My mother would not have cooked my favourite dish yesterday if I had not called her before.
Contoh Kalimat Interogatif:
- Would I have missed the bus if I had left my house earlier?
- Should you have finished the task last week?
- Would he have finished the report if the client had called him?
Baca juga: Future Perfect Continuous Tense: Ketahui Pengertian, Contoh, dan Rumusnya untuk Belajar
Sudah Paham Apa itu Past Future Perfect Tense?
Nah, itu adalah penjelasan dari Past Future Perfect Tense mulai dari pengertian, fungsi, rumus, hingga contoh kalimatnya. Jangan lupa untuk selalu berlatih agar kamu bisa menguasai tense ini pada percakapan sehari-hari, ya!
Belajar Bahasa Inggris Makin Mudah Bersama English 1
Belajar bahasa Inggris akan lebih optimal jika dimulai dari level yang tepat. English 1 menghadirkan program bertahap yang dirancang sesuai usia dan kemampuan anak, mulai dari pengenalan dasar hingga kesiapan akademik dan global. Kini, orang tua dapat mencoba langsung kelas English 1 melalui free trial gratis sebelum memilih program yang paling sesuai.
- Small Stars (3–6 tahun): membangun rasa percaya diri berbahasa Inggris sejak dini melalui aktivitas fun dan interaktif.
- High Flyers (7–9 tahun): memperkuat fondasi membaca, menulis, dan berbicara secara bertahap.
- Trailblazers (10–14 tahun): mengembangkan komunikasi aktif dan pemahaman akademik.
- Frontrunner (15–18 tahun): program lanjutan untuk kesiapan sekolah, ujian, dan masa depan global.
Daftarkan sekarang dan ikuti kelas free trial English 1 untuk menemukan level belajar yang paling tepat.